rienworld

Wednesday, June 3, 2009

How Avoid Toxoplasma during Pregnancy


Here are some tips to help you avoid exposure to toxoplasma during your pregnancy:
  • Do not allow your cat to go outside your home where it may come into contact with toxoplasma. If possible, have someone else take care of your cat while you are pregnant.
  • Have another family member change the cat litter box and then disinfect it with boiling water for 5 minutes.
  • If you must handle the chore of changing the litter box, wear rubber gloves to avoid contact with the litter and wash your hands thoroughly afterwards.
  • Use work gloves when gardening and wash your hands afterwards. Cover children's sandboxes when not in use (cats like to use them as litter boxes).
  • Control flies and cockroaches as much as possible. They can spread contaminated soil or cat feces onto food.
  • Avoid eating raw or undercooked meat (or poultry) and unwashed fruits and vegetables.
    Wash your hands thoroughly before you eat and after handling raw meat, soil, sand or cats.
  • Avoid rubbing your eyes or face when preparing food, and wipe the counter clean afterwards.
  • Avoid eating raw eggs and drinking unpasteurized milk.

Labels:

Wednesday, May 27, 2009

Kurang Asam Folat Bisa Sebabkan Bayi Cacat

Kekurangan Asam Folat pada ibu hamil, berdasarkan penelitian, bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Bayi mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang.Menurut dr. Noroyono Wibowo SpOG, kepala subbagian Fetomaternal Departemen Obestetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dalam Semiloka Manfaat Asam Folat yang diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu, Asam Folat merupakan Enzim yang memproduksi DNA (Deoxyribose Nucleic Acid).Asam Folat juga penting dalam membantu pembelahan sel. Asal Folat juga bisa mencegah Anemia dan menurunkan resiko terjadinya NTD (Neural Tube Effects) dan sebagai antidepresan.Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. "Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan, tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu".Karena itu, ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. "Kalau kehamilan direncanakan, maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan".Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. "Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat", ujar Bowo.Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing, Bayi lahir dengan berat badan rendah, Down's Syndrome, dan Keguguran. "Bayi mengalami kelainan pembuluh darah, rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah, menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya".Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan, saat dewasa tidak mengalami menstruasi. Pada ibu hamil, kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia, sehingga ibu mudah lelah, letih, lesu dan pucat.Sumber makanan yang mengandung Asam Folat dalah Hati Sapi (liver), brokoli, jeruk, bayam, dan sebagainya. "Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat", jelas dr. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. Hanya saja, hati sapi mengandung vitamin A cukup tinggi yang tidak dianjurkan diberikan kepada ibu hamil karena dapat menyebabkan gangguan kahamilan, oleh sebab itu digantikan oleh Susu.Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. "Mengkonsumsi Asam Folat tidak hanya ketika hamil, tetapi sebelum hamil juga sangat dianjurkan. Banyak negara telah melakukan kebijakan dalam pengurangan NTD dengan memwajibkan ibu mengkonsumsi Asam Folat".
sumber: Media Indonesia 4 Februari 2005

Labels:

Tuesday, May 26, 2009

Sindrom Baby Blues

Tak semua ibu berbangga dengan kelahiran buah hatinya. Konon, setidaknya 1 dari 10 wanita yang baru melahirkan ini justru mengalami kesedihan dan perasaan tertekan, tau yang biasa disebut sindrom baby blues. Sindrom ini membuat para penderitanya merasa tidak enak (badan), lesu, susah berkosentrasi, susah tidur, tidak nafsu makan, mudah tersinggung, muda hmenangis, kurang bergairah, dan putus asa. Gejala-gejala ini dapat timbul dalam beberapa derajat, mulai dari yang ringan hingga berat.
Walau tidak semua wanita penderita sindrom baby blues menunjukkan gejala-gejala yang mirip, setiap gejala yang dialami dapat menimbulkan perasaan bersalah, tertekan, malu, dan terasing. Para wanita yang baru pertama kali melahirkan, kurang mendapat dukngan dari suami dan keluarga, memiliki kemungkinan yang telah besar untuk terkena sindrom ini. Baby blues terjadi karena tubuh ibu habis melahirkan mengalami perubahan fisik yang besar, termasuk komposisi hormon-hormon dalam tubuh. Di sisi lain, Anda juga baru saja melalui proses persalinan yang melelahkan. Semua ini akan mempengaruhi perasaan.
Anda dapat dikatakan mengalami baby blues jika :

  1. Diliputi oleh perasaan sedih dan tertekan – kadang disertai dengan menangis tanpa sebab. Anda juga merasa bersalah dan tidak dihargai.
  2. Lemas, seperti tidak bertenaga. Tidak ada semangat saat menagwali aktivitas di pagi hari.
  3. Menjadi tidak tertarik dengan bayi Anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan khawatir terhadap keselamatan si kecil.
  4. Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan, atau bahkan penurun berat badan yang disertai tidak mau makan.
  5. Mengalami gangguan tidur.

Biasanya sindrom baby blues ini terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan dan cenderung lebih buruk sekitar hari ketiga atau keempat. Setelah persalinan. Perasaan duka yangtidak menyenangkan itu umumnya hanyaberlangsung sekitar 3-5 hari dan akan hilang dengan sendirinya. Namin bila perasaan-perasaan tersebut tidak reda atau malah semakin buruk dan berlangsung terus hingga lebih dari satu sampai dua minggu, maka telah muncul apa yang disebut sebagai depresi pascapersalinan (postpartum depression/PPD).

Labels:

Pemeriksaan Pertama pada Kelahiran Bayi

Segera setelah bayi dilahirkan akan dilakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui sejak dini jika terdapat kelainan pada bayi. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan berikut ini :
  1. Membersihakan jalan pernapasan
  2. Menjepit dan memotong tali pusar
  3. Memeriksa keutuhan dan kondisi plasenta
  4. Menguju nilai APGAR pada bayi yang dilakukan pada menit pertama dan kelima setalah lahir (lihat artikel Nilai APGAR).
  5. Pemeriksaan tulang belakang untuk mengetahui jika terdapt spina-bifida
  6. Pemeriksaan wajah untuk mengetahui adanya down syndrome dan bibir sumbing
  7. Pemeriksaan bagian genital dan anus untuk mengetahui adanya kelainan bentuk
  8. Pemeriksaan bagian tangan dan kaki termasuk menghitung jumlah jari-jari..
  9. Menimbang berat dan mengukur panjang bayi
  10. Mengukur lingkaran kepala
  11. Pemberiaan obat tetes mata untuk mencegah infeksi
  12. Pemberian vitamin K untuk membantu proses pembekuan darah karena fungsi organ hati bayi yang memproduksi vitamin K masih belum matang

Labels:

Monday, May 25, 2009

Kapan Kelahiran harus dillakukan secara Cesar?

Di negara maju, lebih dari 20% bayi dilahirkan melalui operasi cesar. Cesar dikenal juga dengan sebutan seksio-C. Cesar dilakukan untuk mengeluarkan bayi langsung dari uterus, bukan melalui vagina. Cesar dianggap sebagai bedah abdomen mayor dan memerlukan anestesi, baik pembiusan (general anestatic) maupun pembiusan lokal (local anestatic).
Beberpa faktor penyebab harus dilakukannya seksio-C adalah :
  • Tulang pinggul ibu terlalu sempit sehingga ada kemungkinan bayi sangat sulit keluar.
  • Ibu hamil memiliki penyakit seperti gula darah tinggi atau sakit jantung. Ada kemungkinan yang tinggi akan kambuhnya penyakit tersebut jika ibu melahirkan secara normal. Dengan begitu, akan lebih aman jika ibu melahirkan dengan dengan cara operasi Cesar daripada melahirkan secara normal.
  • Ari-ari bayi tersangkut di bagian bawah bayi sehingga menghalangi jalan keluarnya bayi.
  • Bayi lemas di dalam rahum.
  • Proses kelahiran yang berkepanjangan menyebabkan bayi menghadapi resiko lemas. Hal ini bisa disebabkan terlalu letihnya ibu saat bayi keluar melalui proses kelahiran biasa.
  • Usia ibu yang sudah melampaui 35 tahun.
  • Ada riwayat sulit melahirkan secara normal.
  • Ibu memilih untuk melahirkan melalui pembedahan cesar meski mampu melahirkan anak secara normal.

Labels:

Hari Perkiraan Lahir

Anda mungkin tidak heran ketika mendengar bahwa rekan sekerja atau tetanggaAnda telah mengetahui tanggal kelahiran bayinya, meskipun baru sekedar perkiraan. Memang kadangkala prediksi itu melesat beberapa hari, tetapi peentapan perkiraan ini sangat membantu sang ibu dan ayah, Dengan mengetahui prediksi tangal kelahiran bati, setidaknya calon orang tua bisa mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Misalkan sang ayah jauh-jauh hari sudah mengajukan cuti kantor atau mengundang orangtua yang jauh untuk datang menemani menunggu kelahiran sang cucu. Kelahiran normal biasanya berlangsung selama 40 minggu, Namun, pada usia kehamilan 36 minggu, bayi yang sebenarnya telah siap untuk dilahirkan. Berbagai organ penting sudah terbentuk dengan baik dan siap berfungsi. Walaupun demikian, masa empat minggui berikutnya juga tidak kalah menentukan. Masa 4 minggu tersebut disebut minggu persiapan kelahiran.
Pada usia kehamilan 4 minggu terakhir ini, jantung dan paru-paru bayi telah siap berfungsi. Di bawah lapisan kulit tubuh bayi terbentuk jaringan lemak yang akan terus menghangatkan bayi ketika hadir di dunia. Tengkorak yang dimiliki bayi memiliki struktur khusus yang mampu melindungi otak dari kerusakan. Terjadinya kontraksi yang sangat kuat dari rahim ibu selama proses kelahiran mampu menekan kepala bayi agar bisa melalui pinggul ibunya. Untuk mempermudah hal tersebut, lempengan-lempengan tulang tengkorak bayi masih terpisah dan belum menutup sempurna sehingga bersifat fleksibel.

Labels:

Berat Badan dan Kesuburan pada Wanita.

Sesuatu yang berlebihan atau kekurangan memang selalu berdampak kurang baik. Tak kecuali dengan berat badan. Menurut suatu penelitian di Amerika Serikat tubuh yang terlampau gemuk atau terlalu kurus kemungkinan besar akan mengalamikesukaran untuk hamil. Walaupun tubuh membutuhkan lemak, tetapi kebutuhan tersebut tidaklah terlalu banyak sehingga sampai tertimbun di dalam tubuh. Pada dasarnya, sel di dalam lemak akan menahan dan melepaskan hormon estrogen (hormon wanita), kemudian akan mempengaruhi kapan masa subur (keluarnya sel telur yang matang). Dalam keadaan berat tubuh yang berlebih terjadi peningkatan hormon estrogen yang akan berpengaruh pada siklus haid, misalnya haid tidak teratur. Sebaliknya, mereka yang terlalu kurus, tidak mempunyai cukup sel lemak untuk memproduksi estrogen yang dibutuhkan sehingga wanita tersebut kemungkinan tidak mengalami haid sama sekali. Selain itu lemak dalam tubuh akan menekan organ-organ dalam tubuh sehingga mempengaruhi kerja organ reproduksi.
Sebuah penelitian menyakini diet sebagai terapi yang paling minim teknologi untuk mengatasi kegemukan dan ketidaksuburan. Hal ini diutarakan oleh peneliti setelah mempelajari bahwa pria yang obesitas cenderung memiliki sperma abnormal dan lebih sedikit menghasilkan cairan semen. Penelitian yang dilakukan terhadap 2.037 laki-laki yang datang ke Aberdeen Fertility Centre menunjukkan, pria yang tidak kelebihan atau kekurangan berat badan dapat memproduksi lebih banyak sperma normal dan semen dibandingkan mereka yang kegemukan atau kekurusan. Hasil penelitian tersebut dipresentasikan pada European Society of Human Reprodution and Embryology di Barcelona, Spanyol. Studi tersebut memperkuat penelitan seblumnya bahwa wanita obesitas cenderunng menaglami infertilitas atau ketidaksuburan.

Labels:

Endometriosis

Keadaan (penyakit) dimana jaringan selaput lendir rahim (endometrium) tumbuh diluar rongga rahim. Hal ini merupakan bentuk kelainan pada pertumbuhan jaringan yang melapisi rongga rahim atau endometrium. Dalam keadaan normal, jaringan ini hanya tumbuh di daerah rongga rahim. Namun, ada kalanya jaringan ini mengalami kelain sehingga tumbuh secara liar melewati batas area yang seharusnya, dan mencapai daerah ringga panggul, daerah sekitar lubang pelepasan (rektum), kandung kemih, dan daerah lain di luar rongga panggul. Bahkan pernah dilaporkan adanya kasus endometriosis yang mengalir sampai ke paru-paru, mata, dan pusar. Secara klinis bersamaan dengan datangnya haid, terjadi pendarahan di pusat, mata, dan batuk darah. Bentuk endometriosis bermacam-macam. Namun umumnya berupa tompel berwarna cokelat kehitaman atau mirip laba-laba di tengah sarangnya. Sekalipun sel-sel endometrium merupakan sel hidup, tetapi sifatnya jinak dan melakukan pelengketan. Endometriosis dapat tumbuh hampir di seluruhbagan tubuh sehingga bisa menyebar melalui limfa dan pembuluh darah.

Labels:

Tanda-tanda Kehamilan

· Tidak haid (amenorea)
Tidak mendapatkan haid merupakan tanda kehamilan yang umum dikenal orang. Oleh karena itu, wanita yang telah menikah dan mempunyai anak, penting untuk memperhatikan hari pertama haid bulan terkahir.
· Lelah dan lesu
Umunya keluhan ini terjadi pada kehamilan muda selain keluhan, sering sakit kepada dan merasa mual. Keadaan ini sering diikuti dengan nafsu makan yang menurun. Walaupun jarang, pingsan dapat terjadi pada bulan-bulan pertama ibu hamil. Kadang wanita hamil merasakan dirinya sensitif terhadap bau-bauan.
· Payudara membesar dan tegang
Hal ini diakibatkan meningkatnya hormon yang mempengaruhi perkembangan kelenjar susu. Yang harus iingat bahwa tanda-tanda ini tidak sama untuk setiap orang. Jadi, sifatnya sangat individual.

Labels:

Berapa Lama Sel Sperma Dapat Hidup di Dalam Leher Rahim?

Menurut Elizabeth Fenwick dalam buku Book of Mother and Baby, sel sperma dapat hidup di dalam leher rahim selama 48 jam. Ada pula literatur yang menyebut sampai lima hari (GOOGLING). Namun , apabila sel sperma mati kurang dari 4 jam maka dapat dikatakan pria yang bersangkutan infertil. Melalui leher rahim, sperma menuju saluran telur tempat sebuah sel telur menunggu untuk dibuahi. Untuk membantu sel sperma tetap aktif dan melindungi sel sperma dari keasaman vagina. Ketika terjadi ejakulasi, yang nampak secaar kasat mata adalah cairan mani, yang di dalamnya terdapat sel sperma. Kelenjar prostat menghasilkan air mani untuk membentuk bagian dari cairan mani yang disebut semen. Cairan ini terutama mengandung fruktosa yang penting bagi nutrisi spermatozoa.

Labels:

Proses Pematangan Sperma

Setiap bulan, testis memprosuksi 10-30 juta sel sperma. Sebelum menjadi sel-sel sperma yang matang, harus melalui proses beberapa tahap. Tahap pertama merupakan pengembangan sel kelamin awal sel sperma atau disebut spermatogonium. Tahap kedua, menjadi sel kelamin spermatosit primer dalam dinding tubulus semeniferous di testis. Selanjutnya, sel eklamin spermatosit primer akan menjadi spermatoist sekunder lalu masing-masing membelah lagi dan berkembang menjadi spermatid atau yang disebut sel sperma muda. Tahap akhir adalah spermatid menjadi sperma matang (spermatozoa) yang siap untuk membuahi. Kelima tahap proses pemetangan sel sperma ini yang disebut spermatogenesis. Untuk mencapai kematangan penuh, yaitu spermatogonium sampai spermatozoa membutuhkan waktu 60-70 jam.
Proses pematangan sel sperma juga melalui beberapa organ reproduksinya. Sel sperma yang baru terbentuk dalam testis akan berjalan melalui saluran mani (tubulus seminiferous) menuju epididimis yang terletak di belakang testis. Di dalam epidodimis, sel sperma disimpan dan akan berkembang. Selanjutnya dari epididimis bergabung membentuk satu saluran mani (vas deferens). Saluran ini yang akan menghubungkan epididimis dengan kelenjar prostat. Di sini sel sperma bercampur dengan cairan mani yang berkumpul pada sebuah tempat yang disebut ampula. Dari ampula menuju duktus ejakulatorius yang bermuara pada pangkal saluran kencing (uretra). Pada keadaan ini sel mani siap dipancarkan (ejakulasi) Jika tudak digunakan sel-sel sperma akan kembali diserap oleh tubuh atau si pria akan mangalami “mimpi basah”. Sebaliknya, jika terjadi ejakulasi, sel-sel sperma tersebut akan keluar melalui vans deferens dan bercampur dengan air mani. Sel-sel sperma akan habis jika terjadi 3-4 kali ejakulasi selama 12 jam. Tiga hari kemudian, epididimis akan terisi kembali.

Labels:

Proses Pembentukan Sel Sperma.

Pembentukan sel sperma berkaitan dengan fisiologi organ reproduksi. Fisiologi adalah cara kerja dan berfungsinya suatu organ tubuh dalam keadaan normal yangumumnya terjadi secara alamiah. Pengaturan fungsi reproduksi pria terutama oleh poror hiptalamus-hipofisis-testis. Seperti wanita, kerja otak hipotalamus yang berada di poros otak di atas hipofisis dipengaruhi oleh fungsi otak itu sendiri, khusunya fungsi emosional. Kelenjar-kelenjar hormon ini dipengaruhi oleh kelenjar-kelenjar hormon yang lain, seperti kelenjar tiroid dan kelenjar anak ginjal. Namun, seluruhnya berpusat pada kelenjar hipotalamus dan hipofisis yang dikenal sebagai kelenjar kendali atau master gland. Hipotalamus menghasilkan GnRH (Gonodotropin Releasing Hormone), hipofisi menghasilkan FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luteinzing Hormone), sedangkan testis menghasilkan hormon testosteron.
Pada pria proses pematangan sel sperma (spermatogenesis) dimulai dari sel sertoli yang terdapat pada bagian dalam testis yang disebut tubuli seminiferous. Di bagian tubuh seminiferous terjadi proses pembelahan dan pertumbuhan sel sperma (spermatogonium) yang dipengaruhi oleh FSH, yang sebelumnya mendapat rangsangan dari GnRH yang dihasilkan oleh hipotalamus. Adapun LH berfungsi merangsang pengeluaran hormon testosteron oleh sel Leydig. Adanya keseimbangan antara hormon FSH, LH, dan testosteron menjamin pertumbuhan sel sperma dan produksi cairan mani oleh kelenjar seminalis dan prostat.

Labels:

Memperkirakan Masa Subur.

Masa subur sangat mudah ditentukan apabila wanita memiliki siklus haid yang teratur. Namun Anda bisa memperkirakannya, terutama apabila hadi Anda tidak teratur berdasarkan beberapa hal sebagai berikut :
· Siklus haid
Cara memperkirakan masa subut seperti ini dapat dipergunakan apabila perbedaan siklus haid pada bulan yang berbeda tidak lebih dari 3 hari.
· Suhu basal tubuh
Prakiraan masa subur denganmengukur suhu basal tubuh setiap pagi. Bisanya menjelang ovulasi suhu tubuh akan meningkat dari hari sebelumnya. Setelah ovulasi, indung telur akan memproduksi hormon progeteron. Hormin tersebut akan menyebabkan kenaikan suhu badan wanita antara 0,3-0,5 C. Pengukuran suhu badan ini sebaiknya dilakukan beberapa saat setelah tidur minimal selama 6 jam. Coba cata hasil pengukurannya dalam lembaran khusus. Apabila hal ini dilakukan secara 6 bulan, akan terbentuk grafik yang menunjukkan kemungkinan hari terjadinya ovulasi. Dengan demikian, Anda bisa memperkirakan terjadinya masa subur pada siklus haid berikutnya.
· Lendir servix
Rangsangan hormon estrogen masa subur mengakibatkan jumlah lendir dalam vagina lebih banyak dan jernih, serta putih telur mentah. Apabila dibirakn kering pada gelas obyek akan membentuk kristal menyerupai bentuk daun pakis.
· Bercak darah
Beberapa wanita mengeluarkan bercak darah pada saat ovulasi. Keadaan ini akan merangsang selaput perut untuk melapisi permukaan dalam dinding rongga perut (peritoneum) dipanggul sehingga timbul rasa sakit yang disebut intermentrual pain (Mittelschmerz)
· Pemeriksaan USG
Prakiraan masa subur dapat diamati melalui perkembangan ukuran folikel pada indung telur dan ketebalan selaput rahim dengan USG transvaginal. Apabila diameter folikel berukuran 18-24 mm dan selaput lenditr rahim menebal, biasanya sekitar 24-36 jam kemudian akan terjadi ovulasi. Pemeriksaan ini dilakukan pada H-2 sampai H+2 siklus hadi. Pada proses pemeriksaan saat ovulasi, akan terlihat gambaran endometrium dengan ketebalan sekitar 10-22 mm dan gambaran “triple lines” seperti cincin.
· Kadar hormon
Pengukuran kadar estrogen dan kadar LH secara serial dapat meramalkan akan terjadinya ovulasi dalam waktu 24-36 jam, sedangkan pemeriksaan kadar hormon progesteron dapat menentukan apakah telah terjadi ovulasi. Pemeriksaan ini tidak selalu terbaik dan biayanya cukup mahal.
· Alat tes kesuburan
Untuk mengetahui masa subur saat ini bisa dilakukan dengan suatu alat tes, seperti halnya tes kehamilan. Alat ini bisa dibeli di apotik. Alat ini cukup akurat dibandingkan dengan menghitung suhu basal tubuh setiap pagi. Bahkan, alat ini bisa memantau terjadinya ovulasi dari hari ke hari, bahkan dalam setengah hari. Sementara apabila melihat suhu basal tubuh baru bisa dideteksi setalah terjadi ovulasi. Alat ini bekerja dengan cara melihat kadar LH sebagai tanda terjadinya ovulasi dalam 24 jam sampai 36 jam. Cara penggunaannya juga mudah dengan mencelupkan ke dalam urin.

Labels: